Dikutip dari Wiki,teknologi ini ditemukan dan dipatent-kan oleh George Evans dan Edward Birkenbuel pada sekitar tahun 1919 dan telah menjadi fitur wajib pada semua jenis kendaraan di hampir seluruh negara Eropa,Amerika utara dan Australia pada sekitaran tahun 1990an dan tahun-tahun berikutnya (Di Amerika Serikat diketahui bahwa GM adalah perusahaan otomotif pertama yang mengaplikasikan teknologi ini pada produk mereka Corvette pada tahun 1985). Sementara di Indonesia penggunaannya mulai marak pada kendaraan-kendaraan lansiran 2007/08 seperti dapat dijumpai pada Toyota Rush,Fortuner,Yaris,Honda Jazz,CR-V,Freed,Daihatsu Sirion,Ertiga dan lain-lain (beberapa kendaraan built up seperti Toyota Camry lansiran tahun 2002-up dan pada banyak kendaraan keluaran KIA/Hyundai dan GM diketahui juga telah melengkapi produk mereka dengan fitur ini sebelum tahun 2007/08).
Apa itu Immobilizer ?
Secara singkat IMMOBILIZER adalah fitur keamanan yang bertujuan melindungi kendaraan dari tindakan pencurian.
Teknologi ini bekerja dengan cara menonaktifkan satu dari beberapa sistem pada kendaraan yakni : fuel system (supply minyak),ignition system (kunci kontak) dan engine starter system (starter mesin) atau kombinasi dari ketiganya. Hal ini dimungkinkan karena adanya RFID atau Radio Frequency Identification (suatu metode identifkiasi melalui frekuensi radio) antara transponder yang terdapat pada anak kunci kontak dengan sebuah perangkat – yakni the antenna ring/induction coil – yang bertindak sebagai pembaca sinyal frekuensi radio dan biasanya terdapat dibawah “steering couloumn” atau disekitar kunci kontak.
Ketika anak kunci dimasukkan kedalam slot pada kunci kontak,transponder mengirimkan sinyal berupa kode-kode unik kepada “ring antenna” untuk kemudian diteruskan kepada “receiver” pada electronic control module dan immobilizer unit kendaraan (tergantung apakah sistemnya terintegrasi atau terpisah). Jika kode yang dipancarkan benar,control module memberi izin “fuel system” dan “ignition system” beroperasi yang pada akhirnya memungkinkan kendaraan untuk dinyalakan. Lampu indikator keamanan akan padam jika kunci bisa diidentifikasi oleh control module. Sebaliknya jika kode yang dikirimkan tidak benar atau tidak ada sama sekali,fitur immobilizer akan aktif dan control module akan menonaktifkan system-system tersebut diatas sehingga mengakibatkan kendaraan tidak bisa dinyalakan sama sekali. Lampu indikator keamanan akan berkedip dimana artinya control module tidak mengenali kunci yang dimasukkan kedalam slot kunci kontak.

Bagaimana jika kuncinya hilang?
Jika itu yang terjadi,solusi umum biasanya adalah dengan menghubungi pihak dealer dimana kita membeli kendaraan. Solusi yang ditawarkan biasanya adalah dengan cara mengganti secara keseluruhan electronic control module atau immobilizer unit kendaraan yang biasanya selain relatif jauh lebih mahal juga kadang-kadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam pengerjaannya karena mesti indent. Bahkan bisa berbulan-bulan lamanya. Biisa dibayangkan kan betapa repotnya jika kunci immobilier anda hilang?
Jadi,segera gandakan kunci immobilizer anda sebelum hilang.
Hubungi kami di 081266878909
Kami melayani duplikat – buat baru (kunci hilang) dan repair kunci immobilizer dan semua jenis kunci kendaraan roda dua dan empat dengan harga yang kompetitif.